Kader PKS di Nunukan saat mendistribusikan bantuan kepada korban kebakaran di tempat pengungsian sementara. 11/01

PKS Salurkan Bantuan Sebagai Aksi Kemanusiaan dan Dukungan Moral Bagi Korban Kebakaran

NUNUKAN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi salah satu Partai Politik garda terdepan dalam aksi kemanusiaan untuk korban kebakaran Inhutani Nunukan Kalimantan Utara.

Alokasi bantuan dari PKS sudah diterima korban kebakaran sejak pagi, kebutuhan makan pagi, makan siang dan kebutuhan sandang menjadi hal pertama yang didropping partai ini dalam aksi perdana kali ini.

Ketua DPW PKS Kaltara Muhammad Nasir mengatakan, aksi kemanusiaan akan terus berlanjut.

‘’Kita akan intens berikan bantuan, sepanjang belum berdiri dapur umum dari pemerintah, maka kami akan mengupayakan pemberian makanan kepada warga korban kebakaran.’’ujar Nasir.

Nasir berharap, aksi ini tidak dinilai sebuah pencitraan politik, karena aksi kemanusiaan murni berdasar pada empati dan kepedulian antar sesama.

Hal yang paling diinginkan PKS adalah masyararakat merasakan langsung keberadaan dan eksistensi partai.

‘’Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan derita dan duka warga yg tertimpa musibah tersebut.’’katanya lagi.

Nasir mengajak seluruh warga kabupaten Nunukan beserta elemen masyarakat untuk bergerak bersama membantu para korban kebakaran.

‘’Dan lebih khusus lagi kepada pemerintah, harapan kami agar warga betul-betul bisa terperhatikan dengan baik dan mendapatkan bantuan yang layak.

Turut hadir dalam aksi kemanusiaan PKS, para pengurus organisasi PKS Kabupaten dan Provinsi, hadir pula anggota DPRD provinsi dari PKS Kaltara Khoiruddin, S.Hi., anggota DPRD Nunukan Inah Anggraini, dan Adama.

Kebakaran hebat terjadi di dermaga tradisional Inhutani RT 10 Nunukan Utara, Minggu (10/1/2021). Data sementara, ada sekitar 62 bangunan yang ludes terbakar, terdiri dari 57 rumah penduduk, dan 5 fasilitas umum, masing masing Pos Polisi, pos Imigrasi, Pos Bea Cukai, Pos Perikanan, Pos Dinas Perhubungan dan loket tiket.

Ada 64 KK dengan 252 jiwa yang menjadi korban, terdiri dari 159 orang dewasa dan 93 anak-anak. (Dzulviqor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.